Risman Pasaribu Sarankan Presiden Prabowo Bangun Mindset dan Karakter Anak Bangsa

Kamis, 5 Desember 2024 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – “Kata kunci keberhasilan suatu bangsa untuk menjadi negara maju adalah pendidikan,” ujar Risman Pasaribu.

Risman Pasaribu menyatakan itu di tengah tengah acara Seminar Nasional yang dilaksanakan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi di JIExpo Kemayoran 29 November 2024 dengan Keynote Speech Wakil Mentri Pendidikan Fauzan.
Risman Pasaribu yang juga Alumni UI dan Universitas Brawijaya Malang jurusan lingkungan menegaskan tidak cukup hanya peningkatan dalam pendidikan tapi yang penting sekali juga harus mau merubah karakter dan mindset.

“Kalau mau berhasil menjadi bangsa yang maju,” kata Risman Pasaribu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam program usulan untuk diproritaskan oleh Kabinet Merah Putih seperti Bebas Korupsi, Swasembada Pangan, Swasembada Energi, dan Penindakan Judi Online akan membantu mendorong peningkatan pendidikan dan perubahan karakter bangsa. Kalau tidak ada peningkatan pendidikan dan perubahan karakter jangan mengharap bangsa ini akan maju. Dengan merubah krakter dan mindset bangsa Indonesia ini akan merubah menjadi maju.

Baca Juga :  Selamat Jalan Anies Baswedan, Partai Ummat Siap Berlabu di Prabowo

Risman Pasaribu mengungkapkan banyak contoh negara berpenduduk besar tapi bisa cepat jadi negara maju, seperti Amerika Serikat.

Risman Pasaribu yang juga akademisi, mantan birokrat Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa karakter dan maindset dapat dilembagakan dan distrukturkan. Menurutnya karena anak bangsa lebih banyak di pedesaan harus dibudayakan sedini mungkin.

Meningkatkan pendidikan di bidang teknologi degital juga harus bijaksana jangan semua digunakan teknologi karena menambah angka pengangguran. Teknologi harus menciptakan lapangan pekerjaan dan industri juga harus padat karya tanpa mengurangi pengetahuan tentang teknologi.

Karakter dan mindset harus berbanding lurus dengan tugas kehidupan berbangsa dan bernegara yang di payungin oleh Pancasila dan UU 1945 khususnya Ketuhanan Yang Maha Esa sila pertama.

Baca Juga :  Terpilih Menjadi Ketua Dewan Pers, IMO-Indonesia Ucapkan Selamat Sukses Untuk Ninik Rahayu

“Takut akan mati sehingga hati kita tulus tidak punya niat lagi membuat kesalahan,” ujar Risman Pasaribu.

Negara maju pembangunannya dimulai dari berkarakter dan mindset seperti Jepang, Amerika , Jerman dan Inggris. Mereka sudah maju maju karakter dan maindsetnya.

Sudah berpikir maju sehingga malu berbuat kesalahan apa lagi melakukan korupsi. Bila berbuat salah dalam berbangsa bernegara mereka akan mundur dengan sendirinya. Jadi itulah contoh kasus yang bisa diterapkan oleh Kabinet Merah Putih kalau mau bangsa ini maju. Indonesia tidak akan menjadi negara maju ketiga di dunia ini, kalau karakter dan mindset masyarakat masih seperti sekarang ini.

“Kalau Tidak Dirubah, Tidak akan terwujud apa yang diharapkan Kabinet Merah Putih sebagai negara maju,” tutur Risman Pasaribu.

Baca Juga :  PM PNG James Marape Di Forum Melanesia Tegas Papua Barat Dan Papua Bagian Dari NKRI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : YULIANA
Sumber :

Berita Terkait

BPC HIPMI Kotamobagu Gelar Muscab, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Muda dan Pemerintah
Badan Gizi Nasional Bahas Implementasi MBG di Palopo
HIPMI Ingatkan Pemerintah Soal Penurunan Uang Beredar di Masyarakat
Libur Panjang Lebaran 2025 Dongkrak Pariwisata Sukabumi
Freeport Prediksi Harga Tembaga Naik, Penjualan Emas Justru Merosot
Forum Kakanwil Kemenag Puji Keteladanan Menag Nasaruddin Umar
Pebisnis Muda Giffari Naufal Arisma Putra, Berpeluang Vakum Sementara dari Dunia Bisnis
Trump Kenakan Tarif Impor 32%, Hipmi: Ini Peluang Diversifikasi Ekspor Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 21:28 WIB

BPC HIPMI Kotamobagu Gelar Muscab, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Muda dan Pemerintah

Jumat, 4 April 2025 - 20:19 WIB

Badan Gizi Nasional Bahas Implementasi MBG di Palopo

Jumat, 4 April 2025 - 19:29 WIB

Libur Panjang Lebaran 2025 Dongkrak Pariwisata Sukabumi

Jumat, 4 April 2025 - 15:12 WIB

Freeport Prediksi Harga Tembaga Naik, Penjualan Emas Justru Merosot

Jumat, 4 April 2025 - 11:40 WIB

Forum Kakanwil Kemenag Puji Keteladanan Menag Nasaruddin Umar

Jumat, 4 April 2025 - 09:50 WIB

Pebisnis Muda Giffari Naufal Arisma Putra, Berpeluang Vakum Sementara dari Dunia Bisnis

Jumat, 4 April 2025 - 09:28 WIB

Trump Kenakan Tarif Impor 32%, Hipmi: Ini Peluang Diversifikasi Ekspor Indonesia

Jumat, 4 April 2025 - 01:46 WIB

Tren Digitalisasi UMKM Meningkat, Maman Abdurrahman Dorong Transformasi Pasar

Berita Terbaru

Penjabat (Pj)Wali Kota Palopo, Firmanza DP saat enerima kunjungan Direktur Promosi dan Edukasi Gizi pada Badan Gizi Nasional, Gunalan, Jumat (04/04/2025). (ist)

Nasional

Badan Gizi Nasional Bahas Implementasi MBG di Palopo

Jumat, 4 Apr 2025 - 20:19 WIB