Jakarta, Jumat, 28 Februari 2025 – Ratusan massa yang terdiri dari ahli waris Ryan Sairi, mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Pamulang (Unpam), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), serta masyarakat umum hari ini menggelar aksi demonstrasi di Perumahan BMKG, Pondok Betung Tangerang Selatan. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap dugaan perampasan tanah oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tanpa dasar hukum yang jelas.
Dalam aksi long march yang berlangsung sejak siang, massa menyuarakan bahwa tanah yang diklaim BMKG sebenarnya memiliki bukti kepemilikan sah berdasarkan Percil No. 30, Leter C No. 972, serta NOP PBB No. 36.76.070.010.006.0553.0 atas nama Ryan Sairi. Namun, BMKG mengklaim kepemilikan tanah tersebut sejak tahun 1964 dengan dalih telah membeli dari Lurah Senan, meskipun ahli waris menegaskan bahwa tidak pernah ada transaksi jual beli dengan pihak mana pun.
Tak hanya itu, para ahli waris mengungkap bahwa hingga saat ini BMKG tidak pernah menunjukkan bukti legalitas kepemilikan tanah tersebut, tidak melakukan mediasi, serta tidak memberikan klarifikasi terkait sengketa ini. Sebaliknya, pada tahun 2021, BMKG justru melaporkan ahli waris Hasyim bin Ryan Sairi ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan memasuki pekarangan tanpa izin, meskipun tanah tersebut merupakan milik keluarganya sendiri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bagaimana bisa seseorang dianggap menerobos pekarangan rumahnya sendiri? Ini bentuk ketidakadilan yang nyata! Kami menuntut BMKG untuk segera menghentikan klaim sepihak dan mencabut laporan polisi terhadap ahli waris!” seru salah satu orator dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Dalam tuntutannya, massa mendesak:
• BMKG segera menghentikan klaim sepihak atas tanah Ryan Sairi berdasarkan Girik C No. 972.
• BMKG mencabut laporan polisi terhadap Hasyim bin Ryan Sairi di Polda Metro Jaya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : |
Editor | : |
Sumber | : |
Halaman : 1 2 Selanjutnya