“Masalah sampah ini sebenarnya bukan hanya tentang pembuangannya akan dilakukan di mana. Selain itu, masalah sampah juga menyangkut apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi jumlah sampah yang kita timbun setiap harinya,” jelasnya.
Josephine mencontohkan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan sebagai langkah yang tepat. Fasilitas yang bisa mengolah 2.500 ton sampah per harinya itu dapat mendaur ulang sampah menjadi bahan bakar alternatif yang digunakan untuk membangkitkan listrik di Jakarta.
“Pembangunan RDF Rorotan adalah contoh yang tepat. Fasilitas yang sudah ada bisa digunakan untuk mengurangi timbunan sampah di Jakarta. Bang Doel juga pernah mengatakan ingin menambah RDF di Jakarta, nah ini yang perlu kita kejar,” ujarnya.
Josephine juga meminta agar Pemprov DKI Jakarta mengencarkan pengolahan sampah kepada masyarakat, seperti cara memilah dan mendaur ulang sampah mereka dalam rangka mengurangi jumlah yang dikirim ke tempat pembuangan sampah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di sini, partisipasi masyarakat juga menjadi penting. Mereka lah yang ada di garis terdepan upaya pengolahan sampah Jakarta. Sehingga, mereka harus dilibatkan mulai dari pelatihan-pelatihan memilah dan mendaur ulang sampah. Jika kita bisa mengurangi sampah yang mereka hasilkan sehari-hari, maka timbunan di tempat-tempat pembuangan juga bisa dikurangi,” pungkasnya.
Contact person:
Josephine Simanjuntak
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta
Fraksi PSI Jakarta
+62 896-3712-0870
Penulis | : TIM |
Editor | : BIM |
Sumber | : |
Halaman : 1 2