Berkat Seluruh Komponen, Anggota DPR RI Wenny Haryanto Realisasikan Program Kemitraan 100 % di Depok dan Bekasi

Senin, 7 Agustus 2023 - 08:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IX DPR RI, Wenny Haryanto Bersama Masyarakat Dalam Salah Satu Kegiataan Program Kemitraan. (detikindonesia.co.id)

Anggota Komisi IX DPR RI, Wenny Haryanto Bersama Masyarakat Dalam Salah Satu Kegiataan Program Kemitraan. (detikindonesia.co.id)

DETIKINDONESIA.CO.ID, DEPOK  –  Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bandung Bersama Tokoh Masyarakat menggelar kegiatan sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan di Depok, beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi IX DPR RI, Wenny Haryanto mengungkapkan, permintaan dari masyarakat tertutama di Depok bisa dikatakan tinggi, hingga pencapaian program Mitra kerja Komisi IX DPR RI persentasenya cukup tinggi.

“Di semua kegiatan sosialisasi bersama Mitra kerja Komisi IX, cukup banyak banyak permohonan masyarakat Depok, realisasi capai 90 persen. Sebagian besar terkait Balai Latihan Kerja (BLK), Padat Karya, dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) program serapan dari Kemenaker RI. Bahkan program padat karya tunai desa (PKTD) dari Kemenkes RI,” kata anggota legislatif dari Fraksi Golkar tersebut.

Wenny juga menjelaskan, tujuan bantuan program kemitraan agar masyarakat mendorong terbukanya lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran.

“Ya, mudah-mudahan program ini sangat bermanfaat buat masyarakat. Karena program ini juga untuk membuka lapangan kerja baru dan kurangi pengangguran,” katanya.

Wenny juga memaparkan, untuk bantuan program BLK harus memiliki pondok pesantren masih dan memiliki lahan kosong seluas 350m2 nilainya 750 juta. Nantinya, BLK bisa dijadikan tempat pelatihan bahasa atau konveksi.

Wenny juga memaparkan, untuk bantuan program BLK wajib memiliki pondok pesantren dan memiliki lahan kosong seluas 350m2 nilainya 750 juta. Dengan itu, BLK bisa menjadikan tempat pelatihan bahasa atau konveksi.

Baca Juga :  Pengusaha Besar James Riady Sampai di Kaimana, Bupati Freddy Thie: Selamat Datang Bapak

“Bantuan BLK ini bisa dijadikan pelatihan berbagai macam bahasa misalnya bahasa Jepang, Arab, Inggris dan lainnya atau BLK konveksi mereka akan dilatih menjahit dan membuat pola baju juga bisa dijadikan pelatihan komputer, perhotelan, pertukangan dan lainnya,” ungkap Wenny.

Selanjutnya, kata Wenny, bantuan program padat karya (PK) mendapatkan senilai 100 juta. Bantuan tersebut harus memenuhi persyaratan yaitu memiliki yayasan yang bertujuan untuk menerima bantuan dana PK. Bantuan PK dapat digunakan untuk proyek pembangunan jalan saluran air, dinding penahan, selokan, fasilitas sanitasi, dan sejenisnya.

Kemudian, program TKM memberikan bantuan senilai 20 juta kepada kelompok yang terdiri dari 10 individu. Kelompok tersebut harus membuat proposal yang sederhana dengan 10 KTP dan memiliki nomor telepon yang masih aktif.

Baca Juga :  Peringati HUT Ke-77, Brimob Sula Gelar Syukuran

Setelah itu, proposal harus mendapatkan persetujuan dari kepala desa atau kecamatan setempat. Berbagai jenis usaha yang dapat dilakukan dalam program bantuan TKM termasuk perdagangan, perikanan, peternakan, usaha jasa kendaraan, fotokopi, dan sebagainya.

“Bantuan program TKM nanti setiap kelompok atau diwakili ketua kelompok buat akun siap kerja dan segera daftarkan ke BISHUB,” ujarnya.

Program lain dari Kemenkes RI adalah PKTD yang memberikan sebesar 100 juta. Anggaran tersebut bisa digunakan untuk membangun sanitasi, dapur umum, perairan atau Toren air di Pondok Pesantren minimal memiliki 50 santri.

“Dari 4 bantuan program Mitra kerja Komisi IX ini termasuk PKTD semoga dapat bermanfaat khususnya di Kota Depok”.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : TIM
Editor : YULI A.H
Sumber : RADARDEPOK

Berita Terkait

Daud Gerung: Bupati LAZ “omon-omon” Soal alokasi dana sebesar Rp 1 milyar per desa dan Rp 100 juta per dusun setiap tahun
ASPERA Indonesia Siap Bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam Pembangunan dan Kemanusiaan
Kampung Duri Kosambi Rayakan Lebaran Antar Kampung, Fachry Dukung Jadi Warisan Budaya
Kesibukan Malam Takbiran di Jakarta: Polisi Gambir Jamin Kelancaran Lalu Lintas Menyambut Idul Fitri
Jelang Idul Fitri, PT Wanatiara persada Salurkan 2 Ton Sembako Di 8 Desa Lingkar Tambang 
Sambut Idul Fitri, PT Wanatiara Persada Bagi-Bagi THR dan Sembako ke 1.017 Karyawan dan Warga
RW 015 Kemirimuka Gelar Kegiatan Berbagi, Sinergi Eka Hospital dan Propindo Sedayu
Kepala Desa Waigoiyofa Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Kepulauan Sula

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 14:03 WIB

Bupati TTU Hadiri Rakor Bersama Gubernur NTT Bahas Pembangunan Daerah

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:58 WIB

Bupati dan Wakil Bupati TTU Hadiri Prosesi Duka di Kediaman Almarhum Raymundus Sau Fernandes

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:59 WIB

Bupati TTU Lantik Pengurus Baru TP PKK, Tekankan Peran Strategis dalam Pemberdayaan Keluarga

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:50 WIB

Bupati TTU Serahkan 12 Pompa Air Alsintan untuk Dukung Produktivitas Kelompok Tani

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:40 WIB

Bupati TTU Selenggarakan Adventure Competition di Kefamenanu

Kamis, 27 Maret 2025 - 09:57 WIB

Tak Bayar Gaji Sekretaris 9 Bulan, Bupati TTU Memperingatkan Kades Noetoko

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:29 WIB

Bupati TTU Gelar Rakor Bahas Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Pengelolaan Keuangan

Selasa, 25 Maret 2025 - 13:50 WIB

Bupati TTU Canangkan Layanan Darurat 112, Solusi Cepat untuk Masyarakat

Berita Terbaru