“Biasanya kalau di-rolling, tidak ada tanggung jawab dari pejabat lama atas pekerjaannya. Ini bukan soal tidak patuh instruksi, tapi soal menyelesaikan masalah dengan tuntas,” tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu sempat meminta agar direktur RSUD Raja Ampat diganti setelah mengunjungi rumah sakit itu dalam rangkaian safari Ramadan. Menyikapi hal itu, Bupati Orideko pun telah memanggil sejumlah dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga kesehatan untuk mendengar langsung permasalahan yang terjadi di RSUD.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah panggil beberapa Tenaga medis untuk mendapatkan gambaran utuh terkait kondisi RSUD. Semua akan ditindaklanjuti dengan bijak setelah proses audit rampung,” jelas Orideko.
Ia memastikan, rolling jabatan tetap akan dilakukan setelah BPK menyelesaikan audit secara menyeluruh, sebagai bagian dari pembenahan manajemen rumah sakit.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : |
Editor | : |
Sumber | : |
Halaman : 1 2