CSIL Dukung Ketua DPD RI Pimpin Perubahan Arah Perjalanan Bangsa

Minggu, 12 Juni 2022 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari sejumlah nama kandidat yang akan bertarung di Pilpres, Fatur mengaku pesimistik dapat melahirkan tokoh yang mampu mengarahkan arah bangsa sesuai yang diinginkan. “Selama Pilpres dalam kendali oligarki, tetap akan melahirkan banyak bencana, banyak deviasi arah bangsa,” tegas dia

Oleh karenanya, mereka menyambut baik figur LaNyalla yang berdiri dengan berani memperjuangkan nasib rakyat. “Kami perlu menyambung spirit yang dinyalakan Pak LaNyalla. Harus ada langkah taktis-sistematis yang harus disusun secara politik. Bangsa ini sedang di ujung jurang. Harus ada yang memimpin perubahan. Perubahan tak bisa karikatif. Harus fundamental dan dikerjakan secara konstitusional. Kita harus rekonstruksi lagi arah perjalanan bangsa agar kembali kepada jati dirinya,” papar dia.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Dukung Parpol Baru Judicial Review Pasal 222 Ke Mahkamah Konstitusi

Fatur menerangkan, saat ini ada dua plan rencana perubahan. Pertama secara konstitusional melalui pilpres yang dianggap bisa melahirkan pemimpin yang membawa perubahan. “Padahal, pilpres adalah sarana memasukkan masyarakat ke dalam kubangan ketidakberdayaan,” tuturnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plan kedua, segera menghentikan kekuasaan untuk segera mengubah arah perjalanan bangsa. “Dan, harapan ada di Pak LaNyalla,” kata dia.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengakui jika belakangan ini situasi negara sedang banyak dikeluhkan oleh rakyat.

Karena itu, Senator asal Jawa Timur itu mengajak semua pihak agar tak apatis melihat perjalanan bangsa ini. “Tidak boleh apatis. Kita harus bergerak mencari jalan keluar. Saya akan konsisten bertindak sebagai negarawan,” tutur LaNyalla.

Baca Juga :  Walikota Tidore Kepulauan Resmikan Gura Gam Tanaman Hidroponik di Desa Maragem

Dari semua persoalan itu, LaNyalla menilai kuncinya adalah kembali kepada UUD 1945 naskah asli. Sebab, amandemen konstitusi yang terjadi pada rentang waktu 1999-2002 itu sudah pro oligarki dan merugikan rakyat.

“Demokrasi kita berubah menjadi demokrasi liberal. Ekonomi kita menjelma menjadi ekonomi kapitalis,” tegas LaNyalla.

Padahal, cita-cita para pendiri bangsa sebagaimana tertuang dalam sila kelima Pancasila, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia bisa dicapai jika demokrasi kita adalah demokrasi Pancasila dan ekonomi kita ekonomi Pancasila.

Hadir dalam kesempatan itu sejumlah pengurus CSIL, di antaranya Abdul Malik, Moch Isnaeni, Fathorrahman Fadli, Candra Kurnia, HM Mursalim, Taufik Hidayat, Asep Syaripudin, Jimmy Aprilian dan Farid. Tutup

Baca Juga :  Konsolidasi dan Silaturahmi Komunitas Garuda Asta Cita Nusantara di 2025: Mengawal Program Asta Cita Prabowo-Gibran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Muhamad Fiqram
Sumber : Lanyalla Center

Berita Terkait

Pertamina UMK Academy Sukses Bantu UMKM Naik Kelas Lebih Cepat
Pemudik Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM Kuliner di Way Kanan
Viva Yoga Mauladi: Idulfitri Jadi Momentum untuk Menguatkan Persatuan dan Kemanusiaan
Antam Gelar Mudik Gratis 2025, 495 Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai Kota
Anindya Bakrie: Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2025 Sesuai Target
Menteri UMKM Maman Abdurrahman: Tren Mudik Berubah, Bukan Karena Daya Beli
Daud Gerung: Bupati LAZ “omon-omon” Soal alokasi dana sebesar Rp 1 milyar per desa dan Rp 100 juta per dusun setiap tahun
ASPERA Indonesia Siap Bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam Pembangunan dan Kemanusiaan

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:56 WIB

Istri Arief Rosyid Komandan TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris Pertamina Patra Niaga

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:10 WIB

Erick Thohir Sebut Harga Beras Melonjak Karena Situasi Geopolitik Dunia

Minggu, 1 Oktober 2023 - 08:33 WIB

Alumni Trisakti Apresiasi Akan Beroperasinya Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Berita Terbaru

Grafik Pasar Tambang Nikel Dunia (CNBC)

Artikel

Indonesia Dominasi Pasar Tambang Nikel Terbesar Di Dunia

Kamis, 3 Apr 2025 - 07:43 WIB

Keramaian pengunjung pembeli bakso di jalan lintas tengah sumatra. (Detik Indonesia Reporter RRI/Palas).

Nasional

Pemudik Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM Kuliner di Way Kanan

Kamis, 3 Apr 2025 - 07:30 WIB