Lombok Barat, 3 April 2025 – Bupati Lombok Barat, yang akrab disapa LAZ, kembali menjadi sorotan terkait komitmennya dalam program pembangunan daerah.
Melalui program “Sejahtera dari Desa,” LAZ menjanjikan alokasi dana sebesar Rp 1 milyar per desa dan Rp 100 juta per dusun setiap tahun untuk mempercepat pembangunan dan kesejahteraan di wilayahnya.
Program ini bahkan telah dijanjikan dalam masa kampanye Pilkada lalu, dengan kesepakatan bahwa jika tidak terealisasi, pasangan Bupati dan Wakil Bupati LAZADHA siap mengundurkan diri dari jabatan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, Ketua Jaringan Akar Rumput Lombok (Jangkar Lombok), Daud Gerung, mengkritisi komitmen tersebut dengan menyebutnya sebagai “lip service” politik.
Menurut Daud, meskipun janji tersebut terdengar menarik dan dapat “dijual” dalam kampanye, ia meragukan keberhasilan program ini mengingat kondisi keuangan daerah (PAD) Lombok Barat yang masih terbatas.
“Ini lebih tentang pemerataan, tapi diksi itu kurang ‘sexy’ untuk jualan politik, jadi dibuatlah Rp 1 milyar per desa dan Rp 100 juta per dusun. Kami yakin, sampai saat ini belum ada rumusan pasti terkait program tersebut,” ujar Daud dalam sebuah diskusi.
Selain itu, Daud juga mengungkapkan bahwa ada peran Pokir DPRD yang masuk dalam program ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : |
Editor | : |
Sumber | : |
Halaman : 1 2 Selanjutnya