Hadiri Deklarasi Relawan Persatuan Nasional di Medan, Budiman Bicara Tentang Kemandirian Bangsa

Selasa, 8 Agustus 2023 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, MEDAN  –  Politisi PDI Perjuangan dan mantan aktivis reformasi Budiman Sudjatmiko mengatakan, Indonesia saat ini dihadapkan pada tantangan besar ditengah adanya konflik global, baik konflik ekonomi, politik dan militer.

Agar Indonesia tidak terseret ke dalam konflik global dan Indonesia dapatl melewati berbagai tantangan yang terjadi, dibutuhkan adanya semangat kebersamaan, semangat persatuan dari seluruh rakyat Indonesia, terutama dari kaum nasionalis untuk dapat meminimalisir ancaman yang datang.

Hal itu disampaikan Budiman Sudjatmiko saat menghadiri dan menjadi pembicara di acara deklarasi Relawan Persatuan Nasional dan Diskusi Kebangsaan yang digelar Forum Aktivis 98 di Seulawah Cafe, Kompleks MMTC, Jalan Wiliem Iskandar Medan, Senin (7/8/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir pada acara ini sejumlah tokoh, diantaranya TGB Dr Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk MA, guru besar UINSU Prof Dr Ansari Yamamah MA, Sekretaris DPD Gerindra Sumut Sugiat Santoso, cendekiawan muda Dr Iwan Nasution, tokoh aktivis 98 M Ikhyar Velayati, Asrul Anwar, dan sejumlah aktivis dari berbagai elemen.

Baca Juga :  Meningkatkan Efisiensi Penanganan Sampah, Sekda Kota Tidore Kepulauan Beri Bantuan Dump Truck ke KLH

Lebih jauh dikatakan Budiman tantangan global yang penuh dengan ketidakpastian ini membutuhkan solidaritas bangsa yaitu pecinta Indonesia, pecinta Pancasila.

“Bersatu saja kita belum tentu menang melawan ini, apalagi tidak bersatu. Sementara konflik global telah terjadi, dan kita harus punya sikap, harus ada kemandirian dan itu butuh persatuan agar bangsa ini tetap utuh dan tak terpecah, tidak terluka,” ujar pendiri Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu.

Terlebih, kata Budiman, saat memasuki tahun politik menjadi masa yang rentan sebab kerap membuat polarisasi di tengah masyarakat. Seperti tindakan saling menghujat karena perbedaan politik.

“Harus ada kolaborasi dari kita semua, kolaborasi bumi langit, antara para nasionalis, para aktivis, mahasiswa dengan tokoh-tokoh agama, para ulama, semuanya harus terlibat dan bersama sama terlibat dalam menjaga persatuan,” ujar Budiman.

Dihadapan para aktivis yang hadir di acara ini, Budiman juga menyampaikan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang menjadi lawannya semasa ia masih aktivis, adalah dalam rangka menggagas persatuan nasional dengan tokoh-tokoh bangsa.

Baca Juga :  Puskesmas Losseng Pulau Taliabu Mulai di Reakreditasi, Target Predikat Paripurna

Budiman mengatakan dulu dia dengan Prabowo dalam posisi berhadap-hadapan dan masing-masing untuk memperjuangkan kepentingan bangsa. “Dulu kita berhadap-hadapan karena tugas negara, dan kini kita bertemu dan berkawan, juga karena tugas negara, untuk kepentingan bangsa yang lebih besar,” kata Budiman.

Budiman pun menyatakan meski dulu dia pernah dipenjara sebagai tahanan politik oleh pemerintah Orde Baru waktu itu, tapi ia tak pernah dendam dengan masa lalu, dan ia juga tidak dendam pada Prabowo.

“Kehadiran saya kesini menghadiri acara deklarasi ini atas permintaan kawan-kawan. Itu karena teman-teman aktivis terinspirasi dengan pertemuan saya dengan Prabowo dan sadar akan pentingnya persatuan nasional untuk mewujudkan kemandirian bangsa,” imbuh Budiman.

Ulama kharismatik Tuan Guru Batak (TGB) Dr Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk MA di acara ini menyatakan perlu islah nasional antara para tokoh bangsa agar perhelatan politik yang tak lama lagi digelar bisa berjalan dengan damai dan sejuk. Agenda politik nasional jangan sampai menimbulkan perpecahan dan pembelahan di masyarakat.

Baca Juga :  Pemkot Tidore Kepulauan Raih Penghargaan Dari Ombudsman RI

“Kita harus tegak lurus bagaimana merekatkan bangsa ini. Bagi kami, khittahnya para murshid itu adalah berdamai dengan semua kekuatan. Dan kita menilai apa yang dilakukan Budiman Sudjatmiko yang telah melakukan islah politik dengan Prabowo Subianto demi kepentingan persatuan untuk kepentingan bangsa dan negara patut diapresiasi dan di contoh oleh tokoh-tokoh lainnya agar dapat bersama-sama memajukan bangsa ini,” ujar TGB.

Koordinator Forum Aktivis 98, Muhammad Ikhyar Velayati, selaku penggagas deklarasi mengatakan pembentukan Relawan Persatuan Nasional ini terinspirasi dari pertemuan Budiman dan Prabowo yang sebelumnya bersiteru tapi kemudian bertemu saling memaafkan dan bersatu demi kepentingan bangsa yang lebih besar.

“Ada sejumlah elemen yang terlibat dalam deklarasi Relawan Persatuan Nasional ini yakni elemen mahasiswa, ormas, partai politik, komunitas-komunitas serta para mantan aktivis 98,” terang Ikhyar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Yuli A.H
Sumber :

Berita Terkait

Daud Gerung: Bupati LAZ “omon-omon” Soal alokasi dana sebesar Rp 1 milyar per desa dan Rp 100 juta per dusun setiap tahun
ASPERA Indonesia Siap Bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam Pembangunan dan Kemanusiaan
Kampung Duri Kosambi Rayakan Lebaran Antar Kampung, Fachry Dukung Jadi Warisan Budaya
Kesibukan Malam Takbiran di Jakarta: Polisi Gambir Jamin Kelancaran Lalu Lintas Menyambut Idul Fitri
Jelang Idul Fitri, PT Wanatiara persada Salurkan 2 Ton Sembako Di 8 Desa Lingkar Tambang 
Sambut Idul Fitri, PT Wanatiara Persada Bagi-Bagi THR dan Sembako ke 1.017 Karyawan dan Warga
RW 015 Kemirimuka Gelar Kegiatan Berbagi, Sinergi Eka Hospital dan Propindo Sedayu
Kepala Desa Waigoiyofa Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Kepulauan Sula

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 11:28 WIB

Kunjungan Perdana Gubernur Melki Laka Lena ke Flores, Evaluasi Pembangunan di 4 Kabupaten

Jumat, 28 Maret 2025 - 14:03 WIB

Bupati TTU Hadiri Rakor Bersama Gubernur NTT Bahas Pembangunan Daerah

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:58 WIB

Bupati dan Wakil Bupati TTU Hadiri Prosesi Duka di Kediaman Almarhum Raymundus Sau Fernandes

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:59 WIB

Bupati TTU Lantik Pengurus Baru TP PKK, Tekankan Peran Strategis dalam Pemberdayaan Keluarga

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:50 WIB

Bupati TTU Serahkan 12 Pompa Air Alsintan untuk Dukung Produktivitas Kelompok Tani

Kamis, 27 Maret 2025 - 11:40 WIB

Bupati TTU Selenggarakan Adventure Competition di Kefamenanu

Kamis, 27 Maret 2025 - 09:57 WIB

Tak Bayar Gaji Sekretaris 9 Bulan, Bupati TTU Memperingatkan Kades Noetoko

Rabu, 26 Maret 2025 - 10:29 WIB

Bupati TTU Gelar Rakor Bahas Tata Kelola Pemerintahan Desa dan Pengelolaan Keuangan

Berita Terbaru