DETIKINDONESIA.CO.ID, Kefamenanu: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTU, membantah tudingan akun Facebook Matheus Abi, di grup Facebook Timor Tengah Utara yang menuduhnya memotong dana sumbangan duka dari gaji para ASN. Karena para penerima sumbangan merasa tidak ada keseimbangan dimana ada ASN yang menerima Rp 4 juta, 3, juta dan ada yang hanya menerima Rp 1 juta. Tetapi, ada ASN yang lain belum mendapat sumbangan dimaksud karena anggaran yang disumbangkan dari para ASN itu telah habis.
Kepala Dinas Kesehatan TTU, Robertus Tjeunfin saat ditemui awak media di rumahnya pada Kamis (3/4/2025) malam menyampaikan bahwa apa yang ditulis oleh Matheus Abi di akun Facebook itu benar-benar tidak beretika dan tidak dapat dipertanggung jawabkan dengan baik. Sebab Dinkes TTU sangat terbuka terhadap persoalan-persoalan yang ada di internal maupun di luar.
Menurut Robertus, sebenarnya uang duka yang dipotong dari gaji ASN adalah dana yang disepakati bersama dan telah berjalan semenjak para kepala dinas kesehatan sebelumnya dan bukan baru berlaku ketika dirinya menjabat sebagai Kadis Kesehatan TTU.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dijelaskan lagi oleh Robertus bahwa, kesepakatan di Dinkes TTU bahwa kadang kesepakatan mereka berubah jika ada penambahan tenaga. Karena itu, jajaran Dinkes TTU bersama para kepala Puskesmas selalu duduk bersama dan membahas ulang kesepakatan dimaksud. Besaran potongan gaji ASN yang disumbangkan ke dana duka sebesar Rp 30.000.
Selain itu, kata Robertus sumbangan yang mereka sepakati bersama di Dinkes TTU juga tidak hanya untuk uang duka tetapi meliputi uang suka atau pasangan yang hendak menikah juga dibantu dari sumbangan yang dipotong dari gaji para ASN.
Penulis | : TIM |
Editor | : BIM |
Sumber | : RRI.CO.ID |
Halaman : 1 2 Selanjutnya