Kevin Wu PSI Serap Aspirasi Warga Jakarta Barat: Sekolah Negeri, Puskesmas, dan Bantuan Sosial Harus Jadi Prioritas

Jumat, 28 Februari 2025 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Dokumentasi Tim Kevin Wu)

(Foto: Dokumentasi Tim Kevin Wu)

DETIKINDONESIA.CO.ID, JAKARTA, 27 Februari 2025, Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kevin Wu, menerima banyak aspirasi warga terkait kebutuhan fasilitas publik yang masih kurang dalam kegiatan resesnya di Jakarta Barat, Rabu (27/2/2025).

Warga menyampaikan perlunya pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kelurahan Jelambar Baru dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di wilayah Grogol Petamburan, mengingat banyaknya anak usia sekolah yang kesulitan mendapatkan akses ke pendidikan negeri.

“Saat ini, di Kecamatan Grogol Petamburan hanya terdapat 1 SMA Negeri, yaitu SMAN 78. Sementara, jumlah lulusan SMP di wilayah ini terus meningkat setiap tahun,” katanya.

Data Dinas Pendidikan (Disdik) menunjukkan bahwa pada 2022, hanya sekitar 40% siswa SMP di Grogol Petamburan yang berhasil masuk SMA negeri di Jakarta Barat, angka tersebut stagnan hingga 2024. Hal ini menunjukkan urgensi penambahan SMA Negeri di wilayah tersebut.

Selain pendidikan, warga juga menyoroti kebutuhan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di Kelurahan Glodok, mengingat akses layanan kesehatan yang ada masih terbatas. Saat ini, puskesmas terdekat berada di lokasi yang cukup jauh dan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menunjukkan bahwa jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Kecamatan Taman Sari meningkat 25% sejak 2023, ini menandakan bahwa fasilitas kesehatan di wilayah tersebut sudah mulai melebihi daya tampungnya.

Baca Juga :  HUT 52 Tahun, Krakatau Steel Siap Menguasai Pasar Baja Dunia

Masyarakat juga berharap adanya pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Kecamatan Tamansari. Sejak 2022, jumlah RPTRA di Jakarta Barat masih tetap 18 titik, sementara di Jakarta Timur jumlahnya sudah bertambah dari 30 titik di 2022 menjadi 35 titik di 2024.

“Ketimpangan ini menunjukkan bahwa wilayah Jakarta Barat masih memerlukan tambahan RPTRA agar warga, khususnya anak-anak, memiliki ruang yang layak untuk bermain dan berinteraksi. ,” tegasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : TIM
Editor : BIM
Sumber :

Berita Terkait

Daya Beli Masyarakat Tergerus, Menteri UMKM: Judi Online Jadi Salah Satu Penyebab
KLH Tegas Tangani Pencemaran Udara: Penegakan Hukum hingga Kolaborasi Industri
Pertamina UMK Academy Sukses Bantu UMKM Naik Kelas Lebih Cepat
Pemudik Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM Kuliner di Way Kanan
Viva Yoga Mauladi: Idulfitri Jadi Momentum untuk Menguatkan Persatuan dan Kemanusiaan
Antam Gelar Mudik Gratis 2025, 495 Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai Kota
Anindya Bakrie: Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2025 Sesuai Target
Menteri UMKM Maman Abdurrahman: Tren Mudik Berubah, Bukan Karena Daya Beli

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 21:30 WIB

10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2025

Kamis, 3 April 2025 - 07:43 WIB

Indonesia Dominasi Pasar Tambang Nikel Terbesar Di Dunia

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:19 WIB

HABLUM MINNAS OM BOER, PERJALANAN HINGGA KINI

Sabtu, 22 Maret 2025 - 12:08 WIB

JURUS DEWA MABUK EKONOMI INDONESIA

Selasa, 18 Maret 2025 - 13:23 WIB

Saatnya MA menjadi Sang Adil (Dharmayukti), Meluruskan Kasus Timah Rp 300 Triliun: Antara Framing dan Keadilan?

Rabu, 12 Maret 2025 - 09:16 WIB

Tetep Autentik di Tiap Langkah

Senin, 10 Maret 2025 - 21:05 WIB

Pandangan Praktisi Hukum Iswan Samma, S.H.: Dewan Pers Independen Harus Hentikan Manuver Monopoli Dewan Pers Melalui Judicial Review

Senin, 10 Maret 2025 - 20:10 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Lambat Menyelesaikan Permohonan Penggunaan Kawasan Hutan Bidang Pertambangan  

Berita Terbaru

Artikel

10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2025

Kamis, 3 Apr 2025 - 21:30 WIB