Salah satu dampak nyata dari krisis identitas ini adalah melemahnya militansi kader dan proses kaderisasi yang kurang optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dahulu, HMI dikenal sebagai organisasi yang mencetak pemimpin-pemimpin visioner dan kritis. Namun kini, banyak kader yang kurang memiliki pemahaman mendalam tentang konstitusi dan sejarah perjuangan HMI. Kegiatan kaderisasi yang seharusnya menjadi arena pembentukan karakter justru sering terhambat oleh dinamika internal yang tidak produktif.
Tanpa kaderisasi yang kuat, HMI akan kehilangan generasi penerus yang mampu menerjemahkan cita-cita organisasi ke dalam aksi nyata. Ini menjadi tantangan serius bagi Cabang Ternate, di mana regenerasi kader yang berpegang teguh pada nilai-nilai konstitusi semakin sulit ditemukan.
Krisis identitas kader HMI Cabang Ternate bukanlah sesuatu yang tidak dapat diperbaiki. Namun, hal ini memerlukan kesadaran kolektif dan komitmen bersama untuk kembali kepada nilai-nilai konstitusi HMI. Jika tidak, maka HMI akan kehilangan esensi perjuangannya dan hanya menjadi organisasi tanpa ruh perjuangan. Saatnya kader HMI Cabang Ternate kembali bertanya pada diri sendiri: masihkah setia pada konstitusi
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : Wahyu Muhlis |
Editor | : Abdila Moloku |
Sumber | : |
Halaman : 1 2