Hewan Ternak Dibunuh Orang, Oknum Polsek Pantai Baru Diduga Abaikan Laporan Korban

Jumat, 21 Januari 2022 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, ROTE NDAO – Dua orang warga Desa Batulilok mendatangi Polsek Pantai Baru guna membuka laporan terkait pembunuhan terhadap hewan ternak (sapi) mereka. Diketahui pemilik hewan ternak tersebut bernama Bernardus Saudale dan Mison Saudale.

Bermula dari hewan ternaknya di bunuh oleh tiga orang di Ladang yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Pantai Baru pada Senin, 18 Oktober 2021 dini hari. Bernardus dan Mison berniat membuat laporan terkait Pasal 406 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di Polsek Pantai Baru, namun laporan tersebut terkesan “diabaikan” oleh oknum Penyidik atau Kanit Reskrim berinisial JK pada pagi hari yang sama.

Terbawa emosi karena merasa dirugikan atas dibunuhnya hewan ternak miliknya, dan pelaku tidak mengakui tindakan tersebut, sehingga menyulut korban melakukan tamparan ke pipi pelaku sebelum korban membuka laporan.

Dalam keterangannya pada awak media Detik Indonesia, pemilik hewan ternak (sapi) mendapatkan penolakan dari oknum Penyidik Polisi ketika ingin membuka laporan di Polsek Pantai Baru.

“Sebenarnya ada saksi mata yang melihat kejadian pembunuhan sapi kami di Ladang. Mereka berjumlah tiga orang. Namun ketika kami ingin membuka laporan atas kejadian tersebut, kami malah di tolak oleh oknum Polisi berinisial JK, dengan mengatakan bahwa sebaliknya diselesaikan saja melalui hukum adat,” jelas Bernardus dan Mison, Kamis (20/1/2022).

Diduga ke tiga oknum pelaku pembunuhan sapi tersebut juga merupakan warga Desa Batulilok, Kecamatan Pantai Baru, Rote Ndao dengan inisial JS, JB, dan HM.

Baca Juga :  Ketua PPAD Halut Kecam Pernyataan Effendi Simbolon Yang Menyamakan TNI Dengan Gerombolan

Merasa adanya main hakim sendiri yang dilakukan oleh pemilik sapi terhadap pelaku pembunuhan sapi tersebut, membuat pelaku membuka laporan atas tuduhan penganiayaan terhadap dirinya di Polsek Pantai Baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Dance Henukh
Editor : Harris
Sumber :

Berita Terkait

Daud Gerung: Bupati LAZ “omon-omon” Soal alokasi dana sebesar Rp 1 milyar per desa dan Rp 100 juta per dusun setiap tahun
ASPERA Indonesia Siap Bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam Pembangunan dan Kemanusiaan
Kampung Duri Kosambi Rayakan Lebaran Antar Kampung, Fachry Dukung Jadi Warisan Budaya
Kesibukan Malam Takbiran di Jakarta: Polisi Gambir Jamin Kelancaran Lalu Lintas Menyambut Idul Fitri
Jelang Idul Fitri, PT Wanatiara persada Salurkan 2 Ton Sembako Di 8 Desa Lingkar Tambang 
Sambut Idul Fitri, PT Wanatiara Persada Bagi-Bagi THR dan Sembako ke 1.017 Karyawan dan Warga
RW 015 Kemirimuka Gelar Kegiatan Berbagi, Sinergi Eka Hospital dan Propindo Sedayu
Kepala Desa Waigoiyofa Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Kepulauan Sula

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:56 WIB

Istri Arief Rosyid Komandan TKN Prabowo-Gibran Jadi Komisaris Pertamina Patra Niaga

Selasa, 13 Februari 2024 - 12:10 WIB

Erick Thohir Sebut Harga Beras Melonjak Karena Situasi Geopolitik Dunia

Minggu, 1 Oktober 2023 - 08:33 WIB

Alumni Trisakti Apresiasi Akan Beroperasinya Kereta Cepat Jakarta – Bandung

Berita Terbaru

Grafik Pasar Tambang Nikel Dunia (CNBC)

Artikel

Indonesia Dominasi Pasar Tambang Nikel Terbesar Di Dunia

Kamis, 3 Apr 2025 - 07:43 WIB

Keramaian pengunjung pembeli bakso di jalan lintas tengah sumatra. (Detik Indonesia Reporter RRI/Palas).

Nasional

Pemudik Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM Kuliner di Way Kanan

Kamis, 3 Apr 2025 - 07:30 WIB