Luar Biasa, Fachrul Razi Dapat Gelar Ahli Geopolitik dan Geostrategi Dari Universitas Indonesia

Kamis, 11 Januari 2024 - 05:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID Senator Vokal yang juga Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi, meraih predikat baru sebagai ahli geopolitik dan geostrategi di Universitas Indonesia setelah mempertahankan penelitiannya terkait modalitas ketahanan Aceh, geopolitik dan geostrategi.

Dalam program yang sedang dikembangkan oleh Universitas Indonesia melalui Program Jalur Cepat (Fast Track) yang merupakan program percepatan pendidikan bagi mahasiswa untuk menempuh dua jenjang pendidikan sekaligus, yaitu jenjang magister dan doktor.

Dala penelitian tahap ketua, Fachrul Razi berhasil menyandang gelar Magister Kajian Strategik Global dengan kekhususan Ketahanan Nasional di Universitas Indonesia (UI) seusai sukses mempertahankan sidang penelitiannya. Selanjutnya Fachrul Razi akan menyelesaikan penelitiannya untuk menyelesaikan tingkat doktor dengan studi penelitiannya di Aceh.

Di tengah kesibukannya sebagai wakil daerah, Fachrul Razi tetap prioritaskan pendidikan dan tentu hal tersebut tidak mudah.

Sidang tersebut diselenggarakan di gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Indonesia, Jakarta, Jumat, (05/1/2024). Sidang ini dihadiri oleh Athor Subroto, SE., M.M., M.A., Ph.D., Laksda TNI Dr. Abdul Rivai Ras, MM.,MS,.M.Si, Dr.Drs Arthur Josias Simon Ruturambi, M.Si, Prof.Dr. Sudarsoni Hardjosoekartoh. Dalam hasil penelitian dengan judul penelitian “Modalitas Ketahanan Aceh Di Era Otonomi Khusus Dalam Memperkuat Ketahanan Nasional Tahun 2006 – 2021”

Sosok Senator Fachrul Razi lahir di Langsa ini sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan S1 di Ilmu Politik Universitas Indonesia dan S2 Magister Ilmu Politik di Universitas yang sama tahun 2012. Senator Fachrul Razi berharap Otonomi Khusus di Provinsi Aceh dapat dipertahankan dan lebih di Optimalkan lagi. Selama 15 tahun, Aceh mendapatkan 2 persen dana Otsus. Sebuah perlakuan istimewa dari Pemerintah Pusat di tengah era disrupsi pada sistem birokrasi dan desentralisasi.

Baca Juga :  NasDem Menyiapkan 3 Kandidat Cawapres Mendampingi Anies Baswedan 2024

“Salah satu hal penting dari penelitian ini bahwa Otsus sangat berperan penting dalam memajukan Aceh. Selain itu Otonomi khusus di Aceh merupakan suatu desentralisasi asimetrik, sebagai jalan tengah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dalam menyelesaian konflik,” pungkas Fachrul Razi.

Sebagaimana diketahui, Penerima dana otsus berbeda pada tiap provinsi. Aceh disalurkan sebesar Rp 3,3 triliun. Papua sebesar Rp480 miliar, Papua Barat sebesar Rp 334,6 miliar, Papua Selatan Rp 375,6 miliar, Papua Tengah Rp578,3 miliar dan Papua Pegunungan Rp740,8 miliar.

Fachrul Razi dikenal sebagai senator asal Aceh. Kontribusinya terhadap Aceh membawanya telah menjabat sebagai anggota DPD RI selama dua periode. Saat ini terdaftar sebagai calon DPR RI dapil 2 Aceh dari Partai Gerindra. Selain ahli dan berkecimpung pada perpolitikan lokal Aceh dan nasional, ia turut konsisten mendalami Ilmu kajian Global Ketahanan Nasional, Geopolitik dan Geostrategi serta Ekonomi dan Hukum.

Baca Juga :  Anies Hormati Keputusan PKS yang Ingin Cabut Dukungannya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Tim
Editor : Yuli
Sumber :

Berita Terkait

Setyo Budiyanto Terpilih Sebagai Ketua KPK 2024-2029
Bertemu Jajaran Bappebti, Bamsoet Apresiasi Beroperasinya Bursa Kripto Indonesia 
Bahlil Optimis Golkar Menang 60 Persen di Pilkada Serentak 2024
KPK Harapkan Dewas Terpilih Sosok yang Berintegritas
Mardiono Beri Sinyal Maju Sebagai Ketua Umum PPP
Jokowi Hadiri Kampanye Terbuka Paslon Luthfi-Yasin di Purwokerto
Ketua DPD RI Siap Bentuk Pansus Judi Online
Kemampuan dan Dedikasi Mr. Darmono Memang Layak Pimpin PLN Persero

Berita Terkait

Rabu, 20 November 2024 - 15:49 WIB

Politik di Spice Islands

Jumat, 15 November 2024 - 21:27 WIB

Transmigrasi Bukan Solusi Kesejahteraan Bagi Penduduk Orang Asli Papua

Minggu, 10 November 2024 - 12:57 WIB

Implementasi Disertasi Menteri Bahlil: Pembentukan SATGAS Hilirisasi Berkeadilan dan Berkelanjutan Mendesak Dipercepat

Selasa, 5 November 2024 - 16:12 WIB

Rancu Produk Hukum Pelantikan Presiden & Wakil Presiden

Minggu, 27 Oktober 2024 - 20:20 WIB

Kerek Lamok dan Wunuk Kerek

Minggu, 27 Oktober 2024 - 20:13 WIB

Perempuan Lani dan Cawat Tali

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 15:14 WIB

Sahabatku, Sukiman Yang Syahid Dalam Mencari Nafkah

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:30 WIB

Papua Bukan Tanah Kosong

Berita Terbaru

Nasional

Setyo Budiyanto Terpilih Sebagai Ketua KPK 2024-2029

Kamis, 21 Nov 2024 - 15:08 WIB