Memperjuangkan hak-hak perempuan dilakukan seperti yang kita kenal tokoh perempuan di antaranya Raden Ajeng Kartini, ikon pendidikan yang memperjuangkan hak perempuan untuk mendapatkan akses pendidikan. Ada pula Siti Walidah, tokoh pergerakan perempuan dan pendiri organisasi perempuan pertama di Indonesia.
Lantaran seksisme dan misogoni yang mengakar dalam masyarakat, bukannya membuat perempuan berhenti berkembang. Perempuan Indonesia terus menunjukkan peran tak mengenal gender. Tidak hanya pintar solek rias diri agar terlihat menawan, atau tak sekadar pada skala kecil menjadi ujung tombak penentu pengelolaan keuangan keluarga. Melainkan turut memberdayakan orang lain di sekitarnya untuk tumbuh dan berkembang. Perempuan menjadi pemimpin di berbagai bidang, tangguh berdaya baik dalam bidang ekonomi bisnis, dan menduduki posisi puncak pengambil keputusan pada organisasi sosial-politik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Memimpin dengan inovasi mengembangkan ilmu pengetahuan. Perempuan dalam pendidikan dan teknologi menurut data UNESCO tahun 2020, sekitar 30% dari mahasiswa di bidang stem di Indonesia adalah perempuan. Partisipasi perempuan pada stem meningkat ini menunjukkan tren positif dalam mendukung kesetaraan gender di sektor tersebut.
Perempuan terus berkembang dan memiliki keahlian, menyeimbangkan tatanan pemerintahan, hingga mengelola sumber daya alam. Berkiprah pada politik pemerintahan kepemimpinan partisipatoris yang menginspirasi. Ada perempuan dalam diplomasi global, ada Susi Pudjiastuti, mantan menteri Kelautan dan Perikanan yang mengimplementasikan kebijakan laut berwawasan lingkungan sehingga berani membasmi illegal fishing.
Sederetan nama-nama perempuan Indonesia lain telah menunjukkan kepiawaian dan berprestasi yang mungkin kebetulan saja luput dicatatkan dalam buku sejarah. Misalnya ada atlet badminton Susi Susanti yang berhasil naik podium tertinggi dan menyumbangkan medali emas Olimpiade Barcelona tahun 1992. Kerja kerasnya pada waktu itu mengharumkan nama tanah air Indonesia di kancah dunia internasional.
Awal dekade 2000-an merupakan keriuhan munculnya perempuan pengarang begitu banyak nama yang lahir. Hadir karya mereka selalu menawarkan perspektif dan pengungkapan inovasi yang berhasil menggairahkan dunia kesastraan di Indonesia. Dibalik fenomena sastrawan yang agak bias patriarki, kesastraan Indonesia jadi jauh lebih kaya dan variatif.
Dee di atas, adalah salah satu perempuan pengarang yang layak disebut. Melalui novel Supernova, Putri dan Bintang Jatuh, menyongsong kemapanan sastra adiluhung, ia semacam ikon baru tentang sastra yang ngepop. Kemunculannya menjadi fenomena dalam kesastraan Indonesia. Menerbitkan antologi pertamanya Filosofi Kopi yang merupakan kumpulan karyanya. Filosofi Kopi berhasil menjadi karya sastra terbaik 2006 dan menjadi 5 besar khatulistiwa literary award. Perahu Kertas, satu fiksi populernya dengan segmen mengarah ke remaja dewasa, barangkali adalah salah satu karya yang paling laris.
Dee sejarah yang anomali, auratiknya sebagai pesohor diimbangi ketangkasannya dalam menulis dan menggarap tematik fiksi ilmiah berlatar sosiologi yang menjadi semacam magnet antusiasme kalangan remaja untuk membaca bahkan menggeluti sastra. Petualangan intelektual menerabas segala sekat disipliner mitos religi dan fiksi, menohok rezim patriarki kesastraan yang sekian lama mendominasi.
Wajar saja dalam artikel, “Bayang-bayang Perempuan Pengarang” (Kompas, 7/03/2014). Sapardi Djoko Damono agak bernada provokatif berujar bahwa masa depan novel Indonesia berada di tangan perempuan.
Christine Hakim yang telah mengharumkan Indonesia dengan seni peran. Ia menghidupkan atau merekonstruksi kembali sejarah Cut Nyak Dien pada imaji generasi Biru hari ini. Penghayatan perannya yang luar biasa seakan begitu nyata menampilkan sosok tinggi sang pahlawan sebagai patrio yang pantang menyerah.
Pada tahun 1978 hingga 1997 meraih 6 piala Citra pemeran wanita terbaik sebagai supremasi tertinggi perfilman Indonesia dan hingga kini. Belum ada aktris Indonesia menyamainya. Tahun 1999 majalah Time menobatkannya sebagai Asian Heroine. 2010 menjadi orang Indonesia pertama yang bermain film di Hollywood berperan sebagai Wayan yaitu sahabat pemeran utama Elizabeth Gilbert yang dibintangi aktris Julia Robert. Dan sedertan penghargaan lain diperolehnya.
Seorang perempuan terkemuka, manusia listrik Tri Mumpuni, pada tahun 2012 memperoleh penghargaan ashoka innovator for the public dari Kerajaan Inggris. Tri Mumpuni membangun listrik kebudayaan sosial, membangun solidaritas sosial. Mengembangkan teknologi solusi energi terbarukan dengan menggerakkan masyarakat di desa terpencil untuk mandiri energi.
Pada tahun 2015 Tri Mumpuni membuat Desa Cinta mekar yang memiliki pendapatan asli desa yang tinggi dari hasil penjualan Kwh ke PLN. Semula Desa Cinta Mekar hanyalah Kampung tertinggal yang tak banyak diketahui orang luar warga hidup tanpa penerangan listrik dan bermata pencaharian sebagai petani sawah. Namun kehadiran pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) telah mengubah itu semua.
“Jangan understands, pengaruh kalian punya power to influence. So if you say the right thing you do the right right thing, you act the right thing l, then write the right thing. Sampaikan suatu saat anda akan jadi leader, anda akan menjadi panutan dari orang lain,” kata Sri Mulyani Indrawati pada girl leadership class.
Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan republik Indonesia terlama, menahkodai perekonomian nasional telah dijalankannya selama lebih hingga dua dasawarsa. Ia mengabdikan dirinya untuk melayani kepentingan publik nasional dan global.
Perempuan yang tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang menduduki jabatan Managing Director dan Chief Operating Officer Bank Dunia (lembaga keuangan dunia). Sebelumnya menjabat Direktur Eksekutif Dana Moneter Internasional International Monetary Fund (IMF). Berkat keberhasilannya mengelola perekonomian negara dan melewati berbagai krisis, berkali-kali ia dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik dan salah satu perempuan paling berpengaruh di dunia.
Perempuan yang menerangi zaman, Ruri Nostalgia penari muda Jawa klasik abad ini yang membiarkan tubuhnya menjadi rumah bagi kebudayaan dan membuktikan bahwa menari membawa raga bergerak seirama sukma. Baginya tubuh yang menarik sebatas raga hanya akan berhenti pada eksplorasi estetika, tapi tidak jadi rumah kebudayaan tempat manusia meneguhkan keberadaan. Ia membuktikan bahwa yang mustahil adalah menjadi otentik seperti dalam karyanya Kemolo Bumi (2009).
Ruri menunjukkan bahwa tarian dengan berbagai ceritanya mampu menjadi semacam sumber moral. Relevan untuk hari ini mengurus masalah Indonesia secara langsung maupun tidak. Tahun 2013 ia meraih penghargaan Indi Women Cultural Artist dalam acara penghargaan Kartini, dan Indonesia Digital Women the World 2013.
Disebut rentan, dan rapuh adalah stereotip ini bukan hanya tidak akurat, tetapi juga buruk. Betapa hebatnya wanita melawan dan mengubah stigma negatif yang melekat itu, membuktikan suatu bukti primer.
Tokoh pergerakan perempuan Rosnida Sari yang mengajarkan dialog dan toleransi, mengajak mahasiswa-mahasiswanya memiliki pemahaman yang benar dan menunjukkan bahwa Islam itu tak seperti yang digambarkan media penuh prasangka, berpikiran tertutup dan intoleransi. Di tengah kecaman bahkan ancaman, ia memilih apa yang diyakininya Islam sebagai agama yang membawa rahmat dan menebar kebaikan pada alam semesta. Tahun 2015 essay-nya yang mengulas pengalaman kuliah di gereja diterbitkan Australia Plus.
Respon yang muncul di luar dugaan, timbulkan polemik hingga dia dikecam oleh banyak pihak dimana dituduh melakukan pemurtadan. Setelah itu, bisa saja orang diluar sana akan menghantui dirinya. Tetapi dia mencoba menghalau ketakutannya, secepat mungkin dengan mendekatkan kedua tangannya, lalu ia bersimpuh suaranya lirih, “Tuhan lindungilah hamba”.
Perempuan investigatif, presenter Najwa Shihab yang memandu talk show fenomenal, cerdas, kritis juga menghibur. Mata Najwa menjadi talk show yang paling ditunggu-tunggu pemirsa TV di Indonesia. Daya magnetnya mengundang antusiasme publik yang tidak pernah susut, ribuan rela antri berpanas-panas datang serbu demi menyaksikan, banyak berita yang menggambarkan Histeria kalangan kampus hal ini terjadi di berbagai daerah.
Hebatnya lagi, Mata Najwa on Stage, seakan tepat mewakili segmentasi generasi muda. Sebab gairah kalangan muda terpelajar Indonesia untuk memahami permasalahan krusial dengan cara yang berbeda efek dari programnya telah memunculkan satu brand baru tentang orang muda yang terpelajar kritis dan peduli.
*Perempuan _Suluh_ Zaman*
Perempuan-perempuan yang luar biasa hebatnya di atas harus dijadikan role model, tidak terputus zaman, menyambungkan kepeloporannya mulai era pergerakan kemerdekaan, sekarang, hingga sampai kapan zaman. Boleh saja perubahan ditandai dengan tumbang-naiknya rezim, perjuangan pergerakan wanita, tak hendak berhenti menjadi ikon sekaligus perlambangkan kepentingan publik, dan membangun moralitas kehidupan berbangsa.
Dan, _surprising!_ Putri Khairunnisa, tokoh perempuan muda suluh (obor-lentera) penerang bagi perempuan masa kini. Ketinggian kasta, mengejutkan dunia mencapai tahta ketua umum organisasi induk pemuda Indonesia, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).
Penghargaan, apresiasi, dan respect Putri Khairunnisa perempuan pertama dalam sejarah, sesuatu yang langka menahkodai organisasi induk pemuda. Ia berjodoh dengan zamannya dan berhasil menorehkan rekor era kebaruan. Sebab alasan satu diantara sejak KNPI lahir dideklarasikan hingga kini menapaki perjalanan sejarah panjang usianya ya
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : TIM |
Editor | : BIM |
Sumber | : |
Halaman : 1 2