PDIP Buka Peluang Gabung dalam Kabinet Prabowo

Senin, 13 Januari 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyatakan terbuka jika ada tawaran untuk bergabung ke dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden ke-8 Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Demikian Bendahara PDI-P Olly Dondokambey merespons kemungkinan partainya untuk bergabung dalam Kabinet Merah Putih, Minggu (13/1/2025).

“Terbukalah, saya kira kita nggak ada hambatan dalam komunikasi politik,” kata Olly.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Olly menilai komunikasi politik antara partainya dengan Presiden Prabowo Subianto maupun Partai Gerindra terjalin cukup baik.

“Saya kira komunikasi politik antara PDI-P dan Gerindra berjalan baik,” ucap Olly.

Ia pun memberikan bukti bagaimana hubungan PDI-P dengan Partai Gerindra baik-baik, di antaranya di Parlemen.

Baca Juga :  Tanggapi Mahfud MD Soal DPR Jelek, Noorsy: Ada Kok Jurus Perbaiki Kualitas DPR

Menurut Olly, Puan Maharani yang merupakan kader PDI-P sekaligus Ketua DPR selalu merespons apa pun yang menjadi target pemerintahan Prabowo.

“Contohnya di parlemen, kan selama ini Bu Puan sebagai Ketua DPR selalu merespons apa yang menjadi target-target dari Pak Presiden Prabowo dan saya kira tidak ada hambatan dalam hubungan PDI-P dengan Gerindra,” ucapnya.

Oleh karena itu, sambung Olly, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya di HUT partai mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Kemarin juga kan pidato ibu di dalam hari ulang tahun PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo yang sudah juga menyetujui untuk mencabut kembali TAP MPR,” ujar Olly.

Baca Juga :  Maman Abdurrahman: Sinergi Kementerian UMKM dan Ketenagakerjaan untuk Dorong Wirausaha

“Jadi saya kira, hal seperti ini bagi PDI Perjuangan tidak ada hambatan untuk berkomunikasi secara politik secara organisasi kepartaian,” lanjutnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : TIM
Editor : LUKAS
Sumber : KOMPAS TV

Berita Terkait

IKA Trisakti Matangkan Pemilihan Ketum 2025-2028, Usung Musyawarah Mufakat
Tinjau Pos Pelayanan Mudik di Terminal Pulogebang, Kapolri Imbau Pemudik Jaga Keselamatan
Jan Maringka : Kehadiran UU TNI Wujudkan Single Prosecution System dalam Sistim Peradilan Pidana
Pahlevi Pangerang Ajak Musyawarah Mufakat di RUA IKA Trisakti: Perkuat Soliditas Alumni Menuju Indonesia Emas 2045
Torang Matuari Bentuk Badan Hukum untuk Dukung Pemberian Masukan kepada Pemerintah Pusat dan Daerah
Rumah Zakat Distribusikan Zakat Fitrah Serentak di 29 Kota pada Hari Zakat Nasional 2025
Harison Mocodompis: Transformasi Sertifikat Tanah Elektronik untuk Perlindungan Hak Masyarakat
Menag Dorong Masjid dan Musala Jadi Rest Area Pemudik di Jalur Mudik

Berita Terkait

Minggu, 30 Maret 2025 - 13:31 WIB

IKA Trisakti Matangkan Pemilihan Ketum 2025-2028, Usung Musyawarah Mufakat

Sabtu, 29 Maret 2025 - 21:08 WIB

Tinjau Pos Pelayanan Mudik di Terminal Pulogebang, Kapolri Imbau Pemudik Jaga Keselamatan

Sabtu, 29 Maret 2025 - 19:58 WIB

Jan Maringka : Kehadiran UU TNI Wujudkan Single Prosecution System dalam Sistim Peradilan Pidana

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:59 WIB

Torang Matuari Bentuk Badan Hukum untuk Dukung Pemberian Masukan kepada Pemerintah Pusat dan Daerah

Jumat, 28 Maret 2025 - 20:12 WIB

Rumah Zakat Distribusikan Zakat Fitrah Serentak di 29 Kota pada Hari Zakat Nasional 2025

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:35 WIB

Harison Mocodompis: Transformasi Sertifikat Tanah Elektronik untuk Perlindungan Hak Masyarakat

Jumat, 28 Maret 2025 - 11:08 WIB

Menag Dorong Masjid dan Musala Jadi Rest Area Pemudik di Jalur Mudik

Jumat, 28 Maret 2025 - 11:02 WIB

Menag Nasaruddin Heran dengan Banyaknya Bangunan Megah di PIK, tapi Masjid Justru Minim

Berita Terbaru