DETIKINDONESIA.CO.ID, JAKARTA – Pebisnis muda Giffari Naufal Arisma Putra asal Lombok, NTB, sekaligus pendiri dan CEO perusahaan media PT Lifeat News Indonesia (Life at News) serta pemimpin redaksi Life at News, berpeluang vakum dari dunia bisnis.
Pebisnis kelahiran 2 Juli 2006 ini disebut-sebut akan vakum dari dunia bisnis karena akan fokus melanjutkan pendidikan tinggi (S1). Saat ini, ia akan segera lulus dari pendidikan menengah atasnya di SMA Negeri 1 Mataram.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam keterangannya, Giffari mengatakan bahwa dirinya saat ini fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian kelulusan sekolah dan persiapan masuk ke perguruan tinggi.
“Saya mulai sekarang akan mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian kelulusan sekolah dan persiapan masuk ke perguruan tinggi,” kata dia.
Dikutip dari berbagai sumber, Giffari sebelumnya mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) yang diumumkan pada 18 Maret 2025 lalu, namun ia tidak dinyatakan lulus seleksi.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya mengikuti Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) sebagai jalur alternatif kedua untuk masuk ke perguruan tinggi.
“Saya juga ikut SNBT sebagai alternatif kedua untuk masuk perguruan tinggi. Satu jam setelah hasil pengumuman SNBP keluar, langsung saya mendaftarkan diri untuk SNBT,” jelasnya.
Giffari tidak mengungkapkan jurusan dan universitas yang akan ia tuju, namun ia mengatakan bahwa jurusan dan universitas yang dia pilih di SNBT tidak jauh dari apa yang dia pilih di SNBP.
“Jurusan yang saya ambil di SNBT nggak jauh beda dengan SNBP, dan nggak jauh-jauh dari ekonomi bisnis, Soshum. Untuk universitas saya belum bisa kasih tahu, nanti ketika lulus pasti saya kasih tahu,” kata dia.
Terkait kemungkinan dirinya vakum atau tidak dari dunia bisnis, Giffari menjelaskan bahwa dirinya bisa saja akan vakum agar fokus terhadap kuliahnya.
“Kemungkinan bisa jadi saya vakum, karena harus fokus kuliah.”
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : TIM |
Editor | : BIM |
Sumber | : |
Halaman : 1 2 Selanjutnya