Pembuatan Briket Arang Diduga Kebal Hukum dengan Terus Beroperasi, Camat Hinai: Akan kita Kordinasikan ke Dinas LH Langkat

Senin, 8 Mei 2023 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, LANGKAT – Persoalan penceramaran pulusi udara diduga dampak pabrik pembuatan briket arang oleh CV. GBM yang terletak di Dusun VIII, Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terus menjadi perbincangan.

Pasalnya, pihak pabrik pembuatan briket arang CV GBM terkesan kebal hukum dan diduga menyalahi aturan serta banyaknya kejanggalan itu, diduga terus beroperasi tanpa menghiraukan kesehatan masyarakat sekitar.

Tidak hanya itu, tim dari dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat seakan mengelabui wartawan. Pasalnya usai melakukan Sidak, tim dinas LH akan menyampaikan surat tebusan beberapa poin hasil dari Sidak ke kantor camat. Namun hingga saat ini camat Hinai belum menerima surat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Langkat dan Camat Hinai, pada hari Kamis 4 Mei 2023 lalu, terkesan masuk angin.

“Hingga saat ini pabrik tersebut masih terus beroperasi, tanpa memikirkan kesehatan warga sekitar. Hal itu di ungkapkan, Ok Tata Putra, ketua forum aliansi mahasiswa pemuda Langkat (FAMPL) pada awak media ini, Senin (8/5/2023) sekira pukul 10.00 WIB.

Lanjut Tata, seharusnya pemerintahan membela masyarakat, karena itu jelas ada aduan polusi udara serta asap debu kayu yang beterbangan ke pemukiman warga sekitar, namun ini terkesan dibiarkan. Pihaknya menilai jika persoalan ini, terkesan janggal dalam penanganannya.

Baca Juga :  PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu kembali Salurkan CSR di Ramadan 1445 H

“Apa harus ada korban dulu baru mereka mau serius,? ini membuat tanda tanya besar bagi kami. seharusnya ada sangsi penindakan tegas dari pihak DLH maupun Kecamatan terkait SIDAK kemarin. Seharusnya jangan operasinalkan untuk sementara waktu sembari perbaikan pabrik selesai,” ujar Tata dengan nada kesal sembari mengatakan, akan memgadukan persoalan ini ke DPRD Langkat.

Menindaklanjuti keluhan pencemaran polusi udara yang beterbangan ke pemukiman, dan diminta untuk pemberhentian operasional pabrik sementara, Camat Hinai Bahrum SE, akan menindaklajuti dengan coba menyampaikan ke dinas terkait.

“Keluhan masyarakat harus ditindaklanjuti karena itu sudah pencemaran, terkait pemberhentian kegiatan operasional pabrik, nanti saya kordinasikan ke dinas Lingkungan Hidup,” cetus Bahrum saat ditemui diruang kerjanya, sembari mengatakan tidak ada pemberian surat tebusan hasil dari Sidak kemarin,l.

Ditempat terpisah salah seorang sebut-sebut bernama Edi, pihak manajemen pabrik CV. GBM saat di konfirmasi menyampaikan, tentang hal tsb sdh ditetapkan berita acara dari dinas terkait.

“Hal tsb sdh ditetapkan berita acara dari dinas terkait. akan di tanggapi, jka ada hal yg ingin ditanyakan nanti kita jumpa senin atau selasa,” ujarnya.

Disinggung terkait BPJS Ketenagakerjaan para pekerja, pria yang di sebut- sebut bernama Edi enggan menjawab.

Baca Juga :  TPID Kota Tidore Gelar Rakor Pengendalian Inflasi Jelang Nataru

Armen selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, dan Hemat Simbolon selaku Kabid pencemaran kerusakan, saat dikonfirmasi awak media ini terkait, tidak ditutupnya sementara dan berapa lama waktu untuk perbaikan pabrik dan sangsi apa yang diberikan. Kepala dinas LH dan Kepala bidang
tidak membalas pesan konfirmasi, hingga berita ini dikirim keredaksi.

Inspeksi mendadak (sidak) DLH  Langkat dan Camat Hinai

Sebelumnya terpantau awak media saat tim dinas Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Langkat, yang dipimpin Kadis DLH Hermain, lakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Kamis (4/5/2023) pukul 11.00 WIB, terkait polusi udara dari abu kayu serta asap yang beterbangan ke pemukiman yang dikeluhan warga disekitaran pabrik CV GBM.

Dimana setiba dilokasi, Kadis DLH Hermain dan tim dinas DLH beserta Bahrum SE selaku Camat Hinai langsung memasuki industri CV GBM memantau  mesin dan melihat sekitaran tempat pengolahan pembakaran briket arang yang hasilnya di sebut- sebut ekspor ke Taiwan.

Pada kesempatan itu Kadis DLH Hermain, yang melakukan Sidak saat dimintai tanggapannya oleh media ini mengatakan, tim dinas DLH kabupaten langkat sudah turun kelokasi, dan akan membuat berita acara terkait hasil pemeriksaan ini.

“Terkait cerobong asap di industri ini wajib harus ada langkah perbaikan,” ujar Kadis sembari mengatakan akan menindaklanjuti hasil dari pemeriksaan ini.

Baca Juga :  Pelaku Pembunuhan Istri di Langkat Ditemukan Tewas Mengapung di Air Kolam

Ditempat yang sama, Hemat Simbolon selaku Kabid Pencemaran lingkungkan dan kerusakan dari dinas lingkungkan hidup Kabupaten Langkat, mengungkapkan, pihak penanggungjawab dari perusahaan tidak ada disini, disini masih banyak kejanggalan.

“Masih banyak kejanggalan. Contoh masalah cerobong atau corong asap (Boiler) pabrik tidak sesuai, seharusnya dinaikan minomat semeter atau dua meter lagi. Dan paling utama terhadap pemeliaraan kebersihan harus ditingkatkan oleh mereka,” ketusnya.

Disinggung terkait pabrik yang disebut-sebut dibangun pada tahun 2019 silam, dengan keadaan cerobong atau corong asap yang tidak sesuai dan melanggar aturan dari dinas lingkungan hidup atau tidak, Kabid Pencermaran dan kerusakan terkesan enggan menerangkan.

“Diwaktu pengurusan AMDAL disitu sudah disesuaikan. Berdasarkan kehadiran kita kesana itu supaya dibenahi,” ujar Hemat Simbolon tanpa menjawab salah atau tidaknya pengelolah pabrik.

Dihari yang sama, saat awak media mememui warga sekitar pabrik menyampaikan, merasa resah. Pasalnya, asap dan abu beterbangan ke pemukiman.

“Dulu kami pernah melaporkan hal ini ke kantor camat dan dinas terkait, namun tidak tau apa hasilnya. Kini walaupun berkurang asap dan abu hitam yang berterbangan masuk kedalam rumah, kami merasah resah,” ketus warga yang tidak ingat kapan waktu serta sembari mengatakan tidak diberi kompensasi, sementara pabrik somel memberikan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Teguh
Editor : Mufik
Sumber :

Berita Terkait

Daud Gerung: Bupati LAZ “omon-omon” Soal alokasi dana sebesar Rp 1 milyar per desa dan Rp 100 juta per dusun setiap tahun
ASPERA Indonesia Siap Bersinergi dengan Pemerintah Kota Depok dalam Pembangunan dan Kemanusiaan
Kampung Duri Kosambi Rayakan Lebaran Antar Kampung, Fachry Dukung Jadi Warisan Budaya
Kesibukan Malam Takbiran di Jakarta: Polisi Gambir Jamin Kelancaran Lalu Lintas Menyambut Idul Fitri
Jelang Idul Fitri, PT Wanatiara persada Salurkan 2 Ton Sembako Di 8 Desa Lingkar Tambang 
Sambut Idul Fitri, PT Wanatiara Persada Bagi-Bagi THR dan Sembako ke 1.017 Karyawan dan Warga
RW 015 Kemirimuka Gelar Kegiatan Berbagi, Sinergi Eka Hospital dan Propindo Sedayu
Kepala Desa Waigoiyofa Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Kepulauan Sula

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 21:28 WIB

BPC HIPMI Kotamobagu Gelar Muscab, Perkuat Kolaborasi Pengusaha Muda dan Pemerintah

Jumat, 4 April 2025 - 20:19 WIB

Badan Gizi Nasional Bahas Implementasi MBG di Palopo

Jumat, 4 April 2025 - 19:29 WIB

Libur Panjang Lebaran 2025 Dongkrak Pariwisata Sukabumi

Jumat, 4 April 2025 - 15:12 WIB

Freeport Prediksi Harga Tembaga Naik, Penjualan Emas Justru Merosot

Jumat, 4 April 2025 - 11:40 WIB

Forum Kakanwil Kemenag Puji Keteladanan Menag Nasaruddin Umar

Jumat, 4 April 2025 - 09:50 WIB

Pebisnis Muda Giffari Naufal Arisma Putra, Berpeluang Vakum Sementara dari Dunia Bisnis

Jumat, 4 April 2025 - 09:28 WIB

Trump Kenakan Tarif Impor 32%, Hipmi: Ini Peluang Diversifikasi Ekspor Indonesia

Jumat, 4 April 2025 - 01:46 WIB

Tren Digitalisasi UMKM Meningkat, Maman Abdurrahman Dorong Transformasi Pasar

Berita Terbaru

Penjabat (Pj)Wali Kota Palopo, Firmanza DP saat enerima kunjungan Direktur Promosi dan Edukasi Gizi pada Badan Gizi Nasional, Gunalan, Jumat (04/04/2025). (ist)

Nasional

Badan Gizi Nasional Bahas Implementasi MBG di Palopo

Jumat, 4 Apr 2025 - 20:19 WIB