DETIKINDONESIA.CO.ID, Jakarta – Sektor ketenagakerjaan di Indonesia tengah menghadapi sejumlah masalah serius. Dari total 7,5 juta pengangguran di Indonesia, sekitar 3 juta orang merupakan lulusan SMA dan SMK, sedangkan 2,5 juta orang lainnya adalah lulusan SMP.
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mendukung berbagai upaya peningkatan kompetensi pendidik dan peserta didik sekolah vokasi. Dukungan ini disampaikan agar para lulusan pendidikan vokasi nantinya mampu menjawab kebutuhan dunia usaha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Berbagai langkah harus segera diambil dengan dukungan pihak-pihak terkait untuk memastikan para peserta didik di sekolah-sekolah kejuruan dapat menjawab permintaan pasar kerja,” kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 April 2025.
Pekan lalu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Kemen P2MI/BP2MI) guna meningkatkan kompetensi pendidik maupun lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Langkah tersebut ditujukan untuk mengatasi permasalahan serius di sektor ketenagakerjaan Indonesia. Dari total 7,5 juta pengangguran di Indonesia, sekitar 3 juta orang merupakan lulusan SMA dan SMK. Sedangkan 2,5 juta orang lainnya adalah lulusan SMP.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Penulis | : |
Editor | : |
Sumber | : |
Halaman : 1 2 Selanjutnya