RDP Pansus GTKH DPD RI, Guru dan Tendik Honorer: Pak Jokowi, Tolong Angkatlah Kami

Rabu, 22 Desember 2021 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komite 3 DPD RI ini mengaku proses kerja pansus tidak memiliki kendala berarti dan sudah rampung, serta rekomendasi sudah disampaikan ke pemerintah melalui Sidang Paripurna DPD RI.

“Mudah-mudahan apa yang sudah diperjuangkan DPD bisa direspon oleh pemerintah, sehingga permasalahan tenaga kependidikan dan guru honorer ini bisa dituntaskan,” harap mantan Bupati Bangka Barat ini.

Anak Bangsa
Ketua Guru & Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usian 35 Tahun ke atas (GTKHNK35+) Provinsi Bangka Belitung, Dewi Apriani, mengatakan saat ini jumlah guru dan tendik honorer di Babel mencapai seribu orang. Jumlah tersebut tersebar di sekolah-sekolah dalam wilayah kabupaten dan kota.

Untuk Kota Pangkalpinang, kata dia, sudah diajukan formasi P3K sebanyak 307 orang. Akan tetapi jumlah pelamar mencapai lebih dari 500 orang, sementara yang lulus sebanyak 118 orang.

“Itu baru tahap 1, kalau pun terpenuhi seluruh formasi tetap saja masih kurang. Karena ada juga guru dan tendik PNS yang pensiun,” jelasnya.

Dewi yang sudah 15 tahun mengabdi sebagai guru honorer ini berharap pemerintah bisa memperhatikan mereka untuk diangkat sebagai P3K maupun PNS. Karena selama ini dinilai sudah mengabdi dengan baik.

Awalnya, kata dia, pengangkatan terhambat akibat adanya peraturan pemerintah yang tidak mengizinkan daerah mengangkat honorer. Akan tetapi, tambah Dewi, dalam kenyataannya daerah tetap membutuhkan guru dan tendik honorer untuk dipekerjakan tanpa ada kepastian pengangkatan.

Baca Juga :  Santer Kabar Aksi 'Guru Honorer di Langkat Menangis, Pendidikan Sedang tidak Baik-baik Saja', Ini Tuntutan Mereka

“Tolong, angkatlah kami Pak Jokowi, karena kami juga anak bangsa yang berhak menjadi PNS maupun P3K,” pinta guru honorer di SDN 14 Pangkalpinang.

Guru honorer lainnya, Wigi Sunarti, yang mengajar Pendidikan Agama Budha (PAB) di SMPN 6 Pangkalpinang minta pemerintah mengalokasikan formasi untuk guru pendidikan agama non-Islam.

Menurutnya, formasi yang diinput oleh operator sekolah hanya untuk satu guru agama saja dalam data pokok pendidikan (dapodik). Padahal di sekolah tersebut terdapat lebih dari satu guru agama. Sehingga saat ada seleksi penerimaan P3K, cuma terdapat satu formasi guru agama saja.

“Saya kan umurnya sudah di atas 35 tahun, jadi peluangnya hanya untuk P3K. Mudah-mudahan tahun depan ada formasi untuk guru Pendidikan Agama Budha,” harap Wigi yang mengaku sudah 9 tahun menjadi guru honorer.

Baca Juga :  IGI NTB Prihatin Gaji Guru Honorer di NTB Belum Dibayar Empat Bulan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : Ismail Muridan
Editor : Harris
Sumber :

Berita Terkait

Tengoklah ke Mana Kita Takbir? – Pesan Penting Usai Ramadhan
Hancurkan Mafia Pertamina: Moment of Truth Prabowo, Erick Thohir?
Buka Puasa Bersama: Makna dan Tradisi
Revisi UU Minerba; Langkah Maju Percepatan Hilirisasi
Mata Uang Dunia
Berita Acara Sumpah (BAS) Firdaus dan Razman Dibekukan Pengadilan Tinggi, Apa Pelajaran Bagi Advokat Lain?
Plt Kadisdik Langkat Beri Piagam Guru Penggagas Lapor Bro, Raport Kasek dan Bucin
Pesan Ketum di Rakernas, Partai Golkar Solid

Berita Terkait

Senin, 31 Maret 2025 - 22:57 WIB

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Ucapkan Selamat Idulfitri 1446 H, Ajak Warga Bersatu

Sabtu, 29 Maret 2025 - 14:34 WIB

Kebakaran Hebat di Kota Baru Ternate, Empat Rumah Warga Hangus

Sabtu, 29 Maret 2025 - 14:32 WIB

Frans Manery Titip Pesan ke Piet-Kasman: Lanjutkan Pembangunan Halmahera Utara

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:44 WIB

Sherly Laos Pastikan Anggaran Maluku Utara Digunakan untuk Kesejahteraan ASN

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:18 WIB

Jelang Idul Fitri, PT Wanatiara persada Salurkan 2 Ton Sembako Di 8 Desa Lingkar Tambang 

Sabtu, 29 Maret 2025 - 02:24 WIB

Sambut Idul Fitri, PT Wanatiara Persada Bagi-Bagi THR dan Sembako ke 1.017 Karyawan dan Warga

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:47 WIB

Bupati Halut Pastikan Pembayaran Utang BPJS Segera Dituntaskan

Jumat, 28 Maret 2025 - 09:04 WIB

Kepala Desa Waigoiyofa Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Kepulauan Sula

Berita Terbaru