Santer Dugaan Setoran 25 Persen Dana BOP PKBM, Kadis Pendidikan: Akan Tindak Orang Yang Mengaitkan Nama Saya

Selasa, 26 September 2023 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKINDONESIA.CO.ID, LANGKAT – Besarnya dana Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) yang digelontorkan pemerintah pusat untuk membantu Pendidikan Nonformal, disetiap Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) rawan menjadi sasaran pungli bagi sejumlah oknum untuk memperkaya diri.

Seperti terhendus kabar baru-baru ini santer dugaan pungutan liar (Pungli) 25% dari dana Bantuan Oprasional Pendidikan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat diduga ke sejumlah oknum dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pun membuat geger publik.

Menurut data informasi rekaman percakapan suara antar pengelola yayasan PKBM yang di dapat wartawan. Sala satu pengelola yayasan PKBM mengeluhkan setoran 25 persen, dikarenakan dirinya mengunakan dana itu untuk melengkapi alat bantu pendidikan yang gunakan dengan baik.

Tidak sampai disitu, dalam rekaman pecakapan suara yang didapat wartawan, adanya percakapan antara sala satu oknum inisial ‘P’ yang diduga staf dinas pendidikan langkat dan sala satu pengelola yayasan PKBM yang juga mengeluhkan setoran 25 persen dan menyebutkan Kadis.

Terkait kabar adanya setoran 25% anggran Bantuan Oprasional Pendidikan (BOP) tahun 2022, dari sejumlah yayasan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang santer ke  dinas pendidikan Kabupaten Langkat, membantah.

Kepala dinas (Kadis) Pendidikan, DR.H. Saiful, Abdi, SH, SE,M.Pd, membantah adanya setoran 25% dari dana BOP yang dikelola secara swakelola oleh sejumlah lembaga PKBM di Langkat.

“Tidak ada campur tangan dinas Pendidikan Langkat dengan PKBM. Itu murni swakelola antara mereka dan kementrian, karena dana BOP PKBM langsung dari kementerian,” lanjutnya.

Baca Juga :  Terminal Pasar 10 Tanjung Beringin mulai di padati Pemudik

Jika benar ada yang membawa- bawa nama saya, melakukan pengutipan dari dana PKBM hingga 25 persen itu tidak benar.

“Tidak benar, saya akan tindak orang yang mengaitkan nama saya,” tegas Saiful Abdi, saat ditemui wartawan di halaman rumah dinas Bupati Langkat, Senin (25/9/2023) sore, sembari mengatakan kepala seksi dibubarkan dan dia memliki PKBM.

Terkait adanya kabar pengutipan dana BOP tahun 2022 dari sejumlah PKBM di Kabupaten Langkat oleh sala satu oknum yang diduga staf dinas pendidikan inisial ‘P’ membantah.

“Tidak ada hubungannya dana PKBM dengan dinas pendidikan, kalau ada yang mengaitkan nama saya itu tidak benar,” ucap ‘P’ sala satu staf, saat dikonfirmasi melalui via telepon selulernya sembari mengatakan, sedang berada di Tanjung Pura dan mengajak wartawan untuk bertemu.

Baca Juga :  Intel Kejari Langkat Terkesan Arogan, Oknum Wartawan Nyaris "Ditelanjangi" Usai Dibawa Keruangan

Sesuai data yang berhasil dihimpun wartawan, sebanyak 28 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kelompok belajar (Kejar) paket A, B, maupun C,di 17 Kecamatan di Kabupaten Langkat, dengan realisasi belanja tahun 2022,sebesar Rp 3.956.200.000 atau Rp 3.9 miliar lebih.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis : TEGUH
Editor : YULI
Sumber :

Berita Terkait

Daya Beli Masyarakat Tergerus, Menteri UMKM: Judi Online Jadi Salah Satu Penyebab
KLH Tegas Tangani Pencemaran Udara: Penegakan Hukum hingga Kolaborasi Industri
Pertamina UMK Academy Sukses Bantu UMKM Naik Kelas Lebih Cepat
Pemudik Bantu Tingkatkan Penjualan UMKM Kuliner di Way Kanan
Viva Yoga Mauladi: Idulfitri Jadi Momentum untuk Menguatkan Persatuan dan Kemanusiaan
Antam Gelar Mudik Gratis 2025, 495 Pemudik Diberangkatkan ke Berbagai Kota
Anindya Bakrie: Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 2025 Sesuai Target
Menteri UMKM Maman Abdurrahman: Tren Mudik Berubah, Bukan Karena Daya Beli

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 21:30 WIB

10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2025

Kamis, 3 April 2025 - 07:43 WIB

Indonesia Dominasi Pasar Tambang Nikel Terbesar Di Dunia

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:19 WIB

HABLUM MINNAS OM BOER, PERJALANAN HINGGA KINI

Sabtu, 22 Maret 2025 - 12:08 WIB

JURUS DEWA MABUK EKONOMI INDONESIA

Selasa, 18 Maret 2025 - 13:23 WIB

Saatnya MA menjadi Sang Adil (Dharmayukti), Meluruskan Kasus Timah Rp 300 Triliun: Antara Framing dan Keadilan?

Rabu, 12 Maret 2025 - 09:16 WIB

Tetep Autentik di Tiap Langkah

Senin, 10 Maret 2025 - 21:05 WIB

Pandangan Praktisi Hukum Iswan Samma, S.H.: Dewan Pers Independen Harus Hentikan Manuver Monopoli Dewan Pers Melalui Judicial Review

Senin, 10 Maret 2025 - 20:10 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Lambat Menyelesaikan Permohonan Penggunaan Kawasan Hutan Bidang Pertambangan  

Berita Terbaru

Artikel

10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2025

Kamis, 3 Apr 2025 - 21:30 WIB