Bagi yang hadir hari ini dengan segudang masalah, beban hidup, atau harapan yang tertunda, ingatlah: Allah Maha Besar atas segala kesulitan kita.
Berhala Modern: Smartphone, Harta, dan Jabatan
Dulu, kaum musyrikin Jahiliyah membesarkan berhala-berhala mereka, hingga Nabi Muhammad SAW datang dengan kalimat takbir yang menghancurkan kesyirikan. Namun, hari ini, berhala itu berevolusi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mungkin smartphone kita telah menjadi “berhala” baru, membuat kita lalai dari ibadah. Harta dan jabatan pun bisa berubah menjadi “tuhan” yang mengorbankan banyak orang—sampai-sampai ada yang tega menjatuhkan, menikam, bahkan membunuh demi mencapainya.
Takbir Bukan Sekadar Ucapan, Tapi Keyakinan dan Perbuatan
Fakhruddin Ar-Razi dalam Mafatih Al-Ghaib menegaskan bahwa takbir tidak hanya sekadar ucapan, melainkan harus mewujud dalam keyakinan dan perbuatan. Keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya yang Maha Besar, dan perbuatan berupa ketaatan dalam shalat, puasa, zakat, dan ibadah lainnya.
Maka, mustahil seseorang memahami makna takbir tetapi masih berkhianat kepada Allah dengan meninggalkan kewajiban. Lebaran mungkin milik semua orang, tetapi Idul Fitri hanya milik mereka yang setia kepada Tuhannya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : Muhammad Hani Arrifa'i |
Editor | : Muhamad Fiqram |
Sumber | : |
Halaman : 1 2