Setelah pemaparan materi, peserta dibagi dalam kelompok untuk mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi KHA di masing-masing instansi. Diskusi ini diharapkan bisa menggali solusi konkrit yang dapat diadopsi di Tanah Bumbu.
Sebagai penutupan, peserta mengikuti kuis interaktif untuk mengukur sejauh mana mereka memahami materi yang telah disampaikan.
Salah satu peserta, Muhammad Rais Wildan, perwakilan dari UPTD PPA Tanah Bumbu, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelatihan ini memberikan wawasan baru mengenai bagaimana kebijakan kami dapat lebih berpihak pada anak. Kami kini memiliki panduan yang lebih jelas untuk merancang kebijakan yang inklusif dan ramah anak,” ujar Wildan.
Pelatihan ini diharapkan menghasilkan beberapa rekomendasi kebijakan dan program yang dapat meningkatkan pemenuhan hak anak di Kabupaten Tanah Bumbu. Tak hanya itu, kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi untuk mendukung upaya Kabupaten Layak Anak (KLA) di Tanah Bumbu. Serta memastikan setiap anak mendapatkan hak yang seharusnya.
Dengan adanya pelatihan ini. Diharapkan Kabupaten Tanah Bumbu semakin maju dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih ramah dan berorientasi pada hak-hak anak. Demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Selain itu, juga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan dan program yang mendukung pemenuhan hak anak di Tanah Bumbu. Agar dapat turut mendorong dan memperkuat koordinasi antarinstansi untuk mendukung Kabupaten Layak Anak (KLA). Dan memastikan setiap anak di daerah ini mendapatkan haknya dengan optimal.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Penulis | : |
Editor | : |
Sumber | : |
Halaman : 1 2