Viktor Yeimo Tolak Program Makanan Gratis di Papua, Sebut Sejarah Penjajahan

Rabu, 26 Februari 2025 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOLAK MBG PAPUA:Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Viktor Yeimo yang dihubungi, Senin, (17/2/2025), menilai program MBG yang diluncurkan pemerintah, memiliki tujuan buruk untuk masyarakat asli Papua.

TOLAK MBG PAPUA:Juru Bicara Internasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Viktor Yeimo yang dihubungi, Senin, (17/2/2025), menilai program MBG yang diluncurkan pemerintah, memiliki tujuan buruk untuk masyarakat asli Papua.

 

“Di Kanada, 1940-an sampai 1950-an, penjajah memaksa anak-anak sekolah di asrama makan makanan yang penuh zat kimia. Mereka bilang itu makanan sehat, tapi itu membuat anak-anak gizi buruk, lemah, sakit dan banyak mati,” jelasnya melalui telepon selulernya, kepada Tribun-Papua.com, Senin, (17/02/2025).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kata Yeimo, selama perang Iran-Irak, ada laporan pasokan susu bubuk yg diberikan kepada anak-anak sekolah di Irak dan mereka telah terkontaminasi dengan zat beracun. Akibatnya, ribuan anak mengalami keracunan massal, banyak yang meninggal atau mengalami gangguan kesehatan permanen.

 

“Di Afrika Selatan 1980-an, di bawah rezim apartheid, anak-anak sekolah kulit hitam diberi makanan yang telah dicampur dengan zat kontrasepsi dan bahan kimia lain, melemahkan sistem kekebalan tubuh mereka,” ujarnya.

Baca Juga :  Kontingen DKI Jakarta Juara Umum, Pangkostrad Tutup Kejurnas Judo Senior dan Kata Piala Menpora 2022

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari DETIKIndonesia.co.id. Mari bergabung di Channel Telegram "DETIKIndonesia.co.id", caranya klik link https://t.me/detikindonesia, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Penulis :
Editor :
Sumber :

Berita Terkait

Menteri Bahlil Lahadalia Pulang Kampung ke Fakfak, Disambut Bupati Fakfak Prosesi Adat
Wali Kota Tidore Tinjau Puskesmas, Prioritaskan Peningkatan Fasilitas Kesehatan
Bupati TTU Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Hemat Rp34 Miliar untuk Sektor Prioritas
Momen Pertumbuhan Ekonomi Terlewati, Prabowo Menghancurkan Mimpi Indonesia Emas
AMPG Golkar Gelar Pengajian Ideologi Kebangsaan, Fokus Rekrut Anak Muda
Bupati Aceh Tengah Resmi Dikenakan Adat Gayo dalam Prosesi Munik Ni Reje
Buka Puasa Bersama di Fakfak Tanpa Anggaran Pemerintah, Bupati: Ini Tanggung Jawab Kami
Bupati TTU Yoseph Kebo Tegaskan Efisiensi Anggaran, Mobil Dinas Hanya untuk Jam Kerja

Berita Terkait

Senin, 31 Maret 2025 - 21:23 WIB

Tengoklah ke Mana Kita Takbir? – Pesan Penting Usai Ramadhan

Minggu, 23 Maret 2025 - 11:06 WIB

Hancurkan Mafia Pertamina: Moment of Truth Prabowo, Erick Thohir?

Sabtu, 22 Maret 2025 - 08:42 WIB

Buka Puasa Bersama: Makna dan Tradisi

Jumat, 21 Februari 2025 - 03:37 WIB

Revisi UU Minerba; Langkah Maju Percepatan Hilirisasi

Selasa, 18 Februari 2025 - 19:08 WIB

Mata Uang Dunia

Senin, 17 Februari 2025 - 15:00 WIB

Berita Acara Sumpah (BAS) Firdaus dan Razman Dibekukan Pengadilan Tinggi, Apa Pelajaran Bagi Advokat Lain?

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:32 WIB

Pesan Ketum di Rakernas, Partai Golkar Solid

Minggu, 9 Februari 2025 - 21:35 WIB

Kongkriet! Arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar di Rakernas

Berita Terbaru

Artikel

10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2025

Kamis, 3 Apr 2025 - 21:30 WIB